Kediri (Jatimsmart.id) — Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional ke-118, Kapolsek Kediri Kota, Bowo Wicaksono, mengunjungi TK Kemala Bhayangkari 42 Kota Kediri dengan membawa pertunjukan wayang karton edukatif, Selasa (19/5/2026).
Kegiatan tersebut diikuti antusias oleh para siswa yang diajak mendengarkan cerita bertema bahaya penggunaan gadget secara berlebihan pada anak. Melalui media wayang karton, pesan edukasi disampaikan dengan cara ringan dan mudah dipahami anak-anak usia dini.
Dalam cerita tersebut, terdapat dua tokoh anak bernama Billy dan Andi yang setiap hari tak lepas dari telepon genggam untuk bermain gim. Keduanya kerap bermain bersama di depan rumah Billy tanpa memperhatikan lingkungan sekitar.
Meski telah ditegur orang tua, Billy tetap mengabaikan nasihat tersebut dan terus bermain gadget tanpa mengenal waktu. Akibat terlalu sering bermain HP, mata Billy akhirnya sakit, memerah hingga mengeluarkan darah. Sang ibu kemudian membawa Billy ke dokter untuk mendapatkan penanganan.
Setelah diperiksa, dokter menasihati Billy agar tidak bermain gadget secara berlebihan karena dapat berdampak buruk bagi kesehatan mata. Sejak saat itu, Billy menyadari kesalahannya dan kapok bermain gim terlalu lama karena takut mengalami gangguan penglihatan hingga kebutaan.
Kapolsek Kediri Kota, Bowo Wicaksono, mengatakan edukasi tersebut sejalan dengan tema Hari Kebangkitan Nasional tahun ini, yakni “Jaga Tunas Bangsa demi Kedaulatan Negara”.

Selain itu, materi edukasi juga dikaitkan dengan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Sistem Penyelenggaraan Elektronik dalam Perlindungan Anak.
“Anak-anak perlu dikenalkan sejak dini tentang penggunaan gadget yang sehat dan bijak. Melalui pendekatan wayang karton ini, kami berharap pesan yang disampaikan lebih mudah diterima,” ujarnya.
Tak hanya edukasi digital, dalam kesempatan tersebut para siswa juga diperkenalkan dengan foto-foto pahlawan nasional serta diajak menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia untuk menumbuhkan jiwa nasionalisme, persatuan, dan kesatuan sejak usia dini.
Suasana kegiatan berlangsung hangat dan penuh keceriaan. Anak-anak tampak aktif mengikuti jalannya cerita sekaligus berinteraksi dengan para personel kepolisian yang hadir. (jek)













