Tulungagung – Palang Merah Indonesia (PMI) Tulungagung mulai menyiapkan persediaan darah trombosit bagi pasien penyakit demam berdarah atau demam berdarah dengue (DBD). Tingkat kesadaran masyarakat untuk mendonorkan darahnya saat ini pun cukup tinggi, sehingga jumlah persediaan stok darah tercukupi.
Ini dilakukan seiring menjangkitnya penyakit demam berdarah di wilayah Tulungagung. Di awal tahun ini saja terdapat dua puluh lima kasus demam berdarah, yang sudah teridentifikasi oleh dinas kesehatan setempat. Jumlah tersebut masih bisa meningkat lagi mengingat pergantian cuaca, yang membuat populasi nyamuk aides aygepti dapat dengan cepat bertambah.
Saat ini stok persediaan darah di PMI Tulungagung masih mencukupi. Untuk darah golongan A terdapat 131 kantong, golongan B 227 kantong, golongan O 386 kantong dan golongan AB 59 kantong. sedangkan jumlah stok trombosit darah golongan A dan B 9 kantong, golongan O 12 kantong serta golongan AB 5 kantong. “Jumlah ini cukup untuk memenuhi permintaan darah pasien demam berdarah,” kata Priyono , Kepala Bagian Manajemen Mutu PMI Tulungagung.
Lebih lanjut menurut Priyono, untuk jenis trombosit darah, pihak PMI selalu memproduksi setiap hari. Hal ini dikarenakan usia trombosit darah hanya bertahan lima hari saja, sehingga tidak bisa disimpan terlalu lama.
Dalam setiap hari PMI Tulungagung mampu melayani hingga 50 kantong darah, bagi seluruh pasien. Selain dari tulungagung, mereka juga melayani pasien dari beberapa kota terdekat seperti Trenggalek, Kediri dan Blitar. (ydk/sam)















