Kediri (Jatimsmart.id) – Tren kasus positif virus covid 19 di Jawa Timur, mengalami peningkatan yang siginifikan. Pasalnya dilansir dari media sosial Kominfo Jawa Timur, Khofifah mengumumkan ada tambahan 4 daerah yang ditetapkan sebagai zona merah yang meliputi Kabupaten Nganjuk, Kabupaten Kediri, Kabupaten Mojokerto dan Kota Mojokerto.
BACA JUGA:
- Terapkan PPKM, Pendapatan Sektor Wisata di Kabupaten Malang Berkurang
- Dampak PPKM, Wisata Umbul Square di Madiun Cari Donasi
- Penerapan PPKM di 11 Daerah, Khofifah: Jangan Nyangkruk Dulu
Benar saja, kota Kediri di kelilingi zona merah oleh daerah-daerah yang terdampak covid 19. Sehingga Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat memang harus diterapkan di kota Kediri.
“Sejak tanggal 11 Januari kemarin hingga 25 Januari besok PPKM Kota Kediri telah diberlakukan, jadi ada beberapa pembatasan yang memang terus kita pantau”,Ungkap Eko Lukmono, Kepala Satpol PP Kota Kediri, Jum’at (15/1).

Menurutnya pemantauan pembatasan ini dilakukan guna memastikan PPKM di Kota Kediri berjalan efektif. Pihaknya juga melakukan edukasi secara lisan, Pemerintah Kota Kediri juga mengedukasi masyarakat dengan melakukan pembagian masker. Seperti kemarin pagi, Jum’at (15/1) Dinas Sosial membagikan sejumlah masker kepada para pengguna jalan, salah satunya tukang becak.
Selain tukang becak, pembagian masker juga dilakukan kepada para pengguna jalan lain, pekerja pasar dan sejumlah orang dilokasi publik yang ada di dibeberapa titik.
Tidak berhenti disitu, untuk menegakkan disiplin protokol kesehatan, terutama saat berkendara, Pemerintah Kota Kediri bersama dengan TNI dan Polri melakukan operasi yustisi. Terpantau hari Jum’at kemarin, (15/1) tim gabungan Satpol PP, TNI, Polri, dan Kejaksaan Negeri gelar operasi Yustisi di jalan Mayjend Sungkono, depan gedung GNI.
BACA JUGA:
- Pastikan PPKM Berjalan Tertib, Pemkot Kediri Pantau Hingga Ke Lingkungan Warga
- Pemkot Surabaya Terjunkan Personel dari Berbagai OPD, Siap Jalankan PPKM
- 11 Wilayah di Jatim Berlakukan PPKM, Gubernur Khofifah Ajak Semua Pihak Patuh
Pemerintah Kota Kediri berharap, dengan berbagai upaya yang telah dilakukan ini, dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat. Selain itu, pihaknya juga menekankan bahwa saat ini Kota Kediri masih berada di situasi pandemi, sehingga penerapan protokol kesehatan 3M tidak boleh lengah. (*)













