Kediri (Jatimsmart.id) – Sulasmi (65), warga Kelurahan Kaliombo, Kota Kediri menjadi bunga ranjang setelah mengalami stroke tujuh tahun silam. Ibu tiga anak ini diduga kelelahan saat menjaga warung hingga terserang penyakit ini.
Sebelum sakit, Sulasmi menjaga warung miliknya di Kelurahan Pandean Gang III Kota Kediri. Warung itu menjadi tumpuan hidup keluarganya. “Sejak ibu terkena stroke, tidak bisa lagi berjualan,” kata Putri, anak perempuan Sulasmi.
BACA JUGA:
- Berhasil Bujuk Nenek Jirah, Dinkes Provinsi Bawa Wiji ke RSJ Menur
- Pernah Akan Operasi, Nenek Wiji Mendadak Menangis Menolak Amputasi Tangan Cucunya
- Polisi Buru Brondong Mbah Mentil, Nenek yang Tewas di Kos Pasar Setono Betek
Upaya menyembuhkan Sulasmi telah ditempuh keluarga. Termasuk membawanya ke rumah sakit dan menjalani rawat inap. Kondisi Sulasmi sempat membaik dan bisa berjalan setelah mengikuti terapi.
Namun sayangnya proses pengobatan itu tak berlangsung terus-menerus. Karena keterbatasan situasi, Sulasmi harus berhenti berobat. Sejak itu kondisi kesehatan Sulasmi terus menurun dan tergolek di ranjang. “Jangankan duduk, miring saja tidak mampu,” imbuh Putri.
Tak hanya itu, serangan stroke perlahan-lahan juga berdampak pada organ gerak alat bicara. Sulasmi tak lagi bisa berkomunikasi.
Di tengah kebingungan mencari upaya pengobatan, keluarga itu menemukan informasi layanan Home Care PEDULI Rumah Sakit Umum Daerah Gambiran Kota Kediri. Layanan itu siap merawat pasien di rumah dalam situasi apapun.
“Cari-cari dari Facebook, akhirnya kakak saya (Septiana) dapat informasi soal Home Care. Kakak langsung menghubungi dan direspon dengan cepat. Mereka datang ke rumah kami dan membawa ibu ke Gambiran,” kata Putri.
Setelah diperbolehkan pulang, Tim Home Care PEDULI tetap merawat Sulasmi di rumah hingga sekarang. Selain merawat kesehatan Sulasmi, Home Care PEDULI juga memberikan bantuan berupa kasur angin, pampers, alat rawat luka, hingga sembako.
“Alhamdulillah setelah dirawat Home Care PEDULI, ibu sudah bisa duduk. Sudah bisa berkomunikasi, meskipun sedikit-sedikit,” kata Putri bahagia.
Mereka berharap Sulasmi bisa sembuh seperti sedia kala setelah sebelumnya hanya terbaring di tempat tidur selama tujuh tahun.
BACA JUGA:
- Program ‘Home Care Peduli’ RSUD Gambiran Masuk 45 Inovasi Layanan Publik Terbaik
- Mengenal Putri Lestari Layanan RSUD Gambiran untuk Penyandang Thalasemia
- Mbah War, Maestro Biola Kediri Tutup Usia
Direktur RSUD Gambiran Kota Kediri dr Fauzan Adima M.Kes. mengatakan program Home Care PEDULI memang diluncurkan untuk membantu pasien dengan keterbatasan berobat seperti Sulasmi. “Masih banyak pasien yang tidak bisa pergi ke rumah sakit meski biayanya sudah gratis. Untuk inilah Homecare PEDULI ada dan menjemput mereka ke rumah,” kata dr Fauzan Adima.
Sejak diluncurkan tahun 2016 silam, Home Care PEDULI sudah merawat ratusan pasien di Kota Kediri. Layanan ini menjadi salah satu program unggulan Pemerintah Kota Kediri untuk meningkatkan derajat kesehatan masyarakat. (*)














