Kediri (Jatimsmart.id) – Bank Indonesia Kediri bersinergi dengan Pemerintah Kota Kediri menggelar Karya Kreatif Mataraman (KKM) 2025 pada 20–22 Juni 2025 di Balai Kota Kediri. Kegiatan ini bertujuan mendorong penguatan UMKM melalui transformasi digital dan pengembangan ekonomi berkelanjutan, dengan tema “Perkuat Sinergi dan Digitalisasi, Merajut Ekonomi dan Budaya Berkelanjutan”.
Sebanyak 81 pelaku UMKM menampilkan produk unggulan seperti wastra, kerajinan, kopi, pangan lokal, dan minuman. KKM 2025 juga dirangkaikan dengan business matching, talkshow digitalisasi keuangan, serta berbagai lomba, termasuk Mataraman QRIS Run 2025 sebagai bentuk edukasi pembayaran non-tunai kepada masyarakat.
Kepala Perwakilan BI Kediri, Yayat Cadarajat, menegaskan pentingnya peran UMKM kreatif dalam perekonomian daerah.
“UMKM seperti pengrajin kain tradisional, kopi, dan produk olahan pangan adalah wajah budaya lokal kita yang punya potensi besar untuk menembus pasar global. Digitalisasi menjadi kunci untuk membawa mereka naik kelas,” ujarnya.
Sementara itu, Wali Kota Kediri, Vinanda Prameswati, menyampaikan apresiasi atas komitmen BI dalam mendorong ekonomi masyarakat.
“Kami menyambut baik sinergi ini. Dukungan terhadap UMKM sejalan dengan visi Kota Kediri yang MAPAN, terutama dalam mendorong masyarakat agar lebih produktif, kreatif, dan inovatif,” ungkapnya.
Hingga pertengahan 2025, BI Kediri mencatat capaian transaksi business matching ekspor mencapai Rp6,1 miliar, dan pembiayaan UMKM sebesar Rp4,5 miliar dari sektor keripik, jamu, beras, hingga bawang merah. (jek)
















