Nganjuk (Jatimsmart.id) – Peternak Solidaritas Indonesia (PSI) Kabupaten Nganjuk terus berkomitmen meningkatkan taraf hidup anggotanya melalui berbagai program pemberdayaan ekonomi kreatif. Salah satu langkah nyata yang diambil adalah pengembangan sektor peternakan dan perikanan yang dikelola secara profesional.
Inisiatif ini bernaung di bawah Koperasi Serba Usaha (KSU) PSI, yang memberikan skema bantuan modal usaha dari hulu ke hilir. Program ini dirancang untuk memudahkan anggota koperasi dalam memulai usaha tanpa harus terbebani modal besar di awal.
Konsep Pemberdayaan: Anggota Fokus Merawat, Koperasi Siapkan Sarana
Dalam skema ini, para anggota hanya perlu menyediakan lahan sebagai tempat budidaya. Sementara itu, seluruh keperluan produksi mulai dari bibit ayam, benih ikan lele, hingga ketersediaan pakan disuplai sepenuhnya oleh pihak koperasi.
Budi, salah satu anggota koperasi asal Desa Sengkut, Kecamatan Berbek, membagikan pengalamannya. Saat ini, ia tengah mengelola sekitar 100 ekor ayam yang telah memasuki usia dua bulan sepuluh hari.
“Masa panen diperkirakan mencapai 90 hari. Selama proses pemeliharaan, khususnya pada fase awal, kami harus memastikan suhu kandang tetap hangat dan tertutup. Untuk urusan pakan, semua sudah disiapkan oleh koperasi, jadi kami bisa fokus pada perawatan,” ujar Budi.
Ia menambahkan bahwa program ini sangat berdampak positif, terutama bagi ibu rumah tangga yang ingin memiliki penghasilan tambahan. “Alhamdulillah, keberadaan koperasi ini meningkatkan ekonomi keluarga kami. Saya berharap program ini terus berkembang merata agar manfaatnya bisa dirasakan seluruh anggota,” imbuhnya.
Rencana Ekspansi dan Keberlanjutan
Ketua Koperasi Serba Usaha PSI Kabupaten Nganjuk, Kunti Nur Aini, menjelaskan bahwa saat ini program tersebut masih dalam tahap pengembangan intensif. Untuk sementara, fokus utama diberikan pada peternakan ayam dan budidaya lele, dengan Desa Cepoko dan Desa Sengkut sebagai desa percontohan (pilot project).
“Respons masyarakat sangat luar biasa. Sejak awal pembentukan, sudah ada 40 anggota yang bergabung. Nantinya, anggota tidak hanya diberikan bibit ayam dan lele, tetapi juga kambing untuk dikelola, yang hasilnya akan dijual kembali ke koperasi,” jelas Kunti.
Ke depan, PSI Nganjuk menargetkan pembangunan puluhan kandang baru yang tersebar di wilayah Kecamatan Berbek hingga menjangkau seluruh Kabupaten Nganjuk. Program ini dipastikan akan berjalan secara berkelanjutan; setelah masa panen usai, kandang akan langsung diisi kembali dengan bibit baru.
Melalui perputaran usaha peternakan yang konsisten ini, Koperasi PSI optimis dapat memperkuat ekonomi lokal sekaligus menciptakan kemandirian pangan bagi masyarakat di Kabupaten Nganjuk. (and)
















