Kediri (Jatimsmart.id) – Puspawarni Topeng Panji Tanah Kediri persembahan PT Gudang Garam Kediri dalam parade Kediri Nite Carnival 2022 memukau ribuan pasang mata, Sabtu 27 Agustus 2022 malam. Mereka tampil menawan dengan cerita romansa Raden Inu Kertapati dalam mencari cinta sejati.

Kisah pengembaraan pangeran dari Kerajaan Jenggala itu membuahkan jalinan asmara dengan putri dari empat kerajaan, salah satunya Dewi Sekartaji atau Dewi Galuh Candra Kirana dari Kerajaan Kediri yang digambarkan melalui perwujudan perempuan cantik dengan singgasananya yang megah.

Lanjut, jalinan asmara itu lah yang kemudian melahirkan sejumlah kerajaan yang memberikan kejayaan dan kemuliaan kepada rakyatnya.

Sebuah cita-cita luhur yang mengilhami perusahaan rokok terbesar tersebut untuk memberikan manfaat kepada masyarakat. Melalui varian produk yang mengutamakan rasa, PT Gudang Garam selalu berusaha memberi yang terbaik dengan mengedepankan unsur sosial dan kebudayaan.

Sementara itu, untuk menggambarkan kemegahan Kerajaan Kediri, GG mendesain formasi sedemikian rupa dengan memasukkan unsur kerajaan secara utuh. Barisan terdepan dipimpin 10 peraga topeng Panji, disusul Raja, 2 pangeran di belakangnya, dan 6 putri/kleting.

Iring-iringan tersebut menjadi garda depan yang mengawal Singgasana dan Ratu, diikuti 2 punggawa dan 8 prajurit sebagai penutup barisan.

“Kami berharap persembahan tersebut dapat menghibur dan memberi semangat masyarakat luas untuk pulih lebih cepat, dan bangkit lebih kuat,” tulis GG dalam rilisnya.

Selain defile dari Gudang Garam, ragam kebudayaan nusantara juga hadir memeriahkan gelaran Kediri Nite Carnival 2022, dalam rangkaian Hari Jadi Kota Kediri ke 1143 Tahun. Ada lebih dari 30 defile dari Kota Kediri dan 14 daerah di Jawa hingga Bali yang juga mampu menghipnotis ribuan warga yang memadati rute sepanjang Taman Memorial Park hingga Balai Kota Kediri.

Ada kesenian dari daerah tetangga Blitar dan Tulungagung. Ada pula defile dari Madura dengan musik khasnya, Banyuwangi, Madiun, Surakarta hingga Jembrana Bali yang tampil dengan kesenian daerah mereka masing-masing.

Tak kalah menarik adalah Cerita-cerita Panji Kota Kediri yang ditampilkan oleh kelompok-kelompok OPD, swasta dan para pelajar di Kota Kediri.

Selain sebagai hiburan, Kediri Nite Carnival menurut Wali Kota Kediri Abdullah Abu Bakar juga memberikan dampak secara ekonomi untuk masyarakat. Selaras dengan tema rangkaian Hari Jadi Kota Kediri tahun ini yaitu Bangkit Bareng.

“Kita juga fokus untuk pemulihan ekonomi. Pengennya perekonomian segera running well. Jadi even-event ini pancingan agar perekonomian bisa terus bergerak,” terang Wali Kota Kediri. (Jek/ydk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here