covid
Gubernur Khofifah ungkap suksesnya Jatim tangani Covid-19/ istimewa

Mojokerto (Jatimsmart.id) – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, menyampaikan bahwa suksesnya Jatim dalam menangani pengendalian covid 19, karena membangun strong partnership di antara seluruh stakeholder serta diikuti dengan ikhtiar secara spiritual ada doa-doa yang munajatkan.

“Dalam posisi memperingati hari kesehatan nasional kita harapkan akan menjadi waktu yang cukup strategis untuk bisa kembali mengingatkan kita bahwa ada PR- PR, mudah-mudahan covid ini betul-betul selesai kita. Namun kita sudah harus lari lebih kencang lagi untuk melanjutkan tugas-tugas yang lain, termasuk di dalamnya adalah layanan kesehatan yang lebih baik,” katanya saat peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke 57 Pemprov Jatim tahun 2021, di Hotel Ayola Kota Mojokerto.

BACA JUGA:

Dikatakannya, melihat capaian vaksinasi Kota Mojokerto untuk umum sudah tembus 140 persen, itu artinya banyak warga Kabupaten Mojokerto yang sudah disupport vaksinasinya oleh Kota Mojokerto. Sementara Kota Blitar, menjadi percontohan PPKM level 1 dan itu artinya, bahwa ada referensi pembelajaran dari Bupati wali Kota se-Jawa Timur.

Lebih lanjut, permasalahan lainnya yakni angka kematian ibu (AKI), angka kematian bayi (AKB) serta menurunkan kasus stunting. Untuk kasus tersebut masing-masing daerah memiliki inovasi, strategi-strategi, dan hal-hal yang paling berkesesuaian dengan kultur setempat.

Walikota Mojokerto, Ika Puspitasari mengatakan, pada peringatan HKN ke 57 Tahun 2021 ini dengan tema “Sehat Negeriku Tumbuh Indonesiaku” pemerintah Kota Mojokerto berupaya secara optimal mengimplementasikan tema tersebut dalam rangka pertama penanganan Covid-19. Sementara pencapaian terkait target vaksinasi dan juga pemulihan ekonomi untuk mendukung pertumbuhan ekonomi nasional.

Terkait penanganan Covid-19 yang dilakukan di Kota Mojokerto selama ini ada 6 Rumah sakit, baik swasta maupun Rumah sakit milik pemerintah Kota Mojokerto.

BACA JUGA:

“Kami juga sejak bulan Mei 2020 sampai dengan Agustus kami menyediakan rusunawa dan balai diklat sebagai tempat isolasi terpusat. Alhamdulillah sudah 3 bulan ini kosong, sehingga tenaga kesehatan yang ada di sana kami tarik kembali. Terkait capaian vaksinasi di Kota Mojokerto, kami laporkan bahwa pada tanggal 14 Agustus 2021 tercatat Kota Mojokerto sudah pada pencapaian 100 persen, dan merupakan daerah pertama di Jawa Timur yang telah mencapai 100 persen serta 10 daerah tercepat secara nasional,” katanya. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here