Sidoarjo (Jatimsmart.id) – Ketua Dekranasda Jawa Timur sekaligus Ketua TP PKK Jatim Arumi Bachsin Emil Dardak menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Sidoarjo masa bakti 2021-2024, di Pendopo Kabupaten Sidoarjo.
Proses pelantikan pengurus Dekranasda Sidoarjo masa bakti 2021-2024 tersebut diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) tentang pengesahan pengangkatan pengurus Dekranasda Sidoarjo. Dimana pelantikan tersebut dilakukan langsung oleh Bupati Sidoarjo Ahmad Mudhlor Ali.

Dalam kesempatan tersebut, Arumi mengapresiasi banyaknya prestasi dari UMKM asal Kabupaten Sidoarjo. Dirinya menyampaikan, optimisme untuk kebangkitan UMKM di Kabupaten yang bersebelahan dengan Kota Surabaya tersebut sangatlah tinggi.

BACA JUGA:

“Antara Dekranasda Sidoarjo dengan pemerintah Kabupaten mempunyai kekuatan yang dapat menjawab tantangan membangkitkan ekonomi utamanya di masa Pandemi,” ujar Arumi.

Lebih lanjut Arumi juga menambahkan adapun tantangan Dekranasda Jatim saat ini ialah mengenai teknik penjualan yang dilakukan haruslah berbeda daripada sebelumnya. Dimana hal tersebut tidak terlepas dari peran digitalisasi serta diimbangi dengan teknik komunikasi dalam melakukan penjualan.

Dikesempatan tersebut Arumi juga mengatakan dirinya mengapresiasi barang-barang UMKM Pemkab Sidoarjo yang semuanya telah dilakukan kurasi. Yang mana kurasi tersebut dilakukan pendampingan dan bimbingan oleh Dekranasda Kabupaten setempat.

Selain menghadiri pelantikan Pengurus Dewan Dekranasda Kab Sidoarjo, Arumi juga menyaksikan peragaan busana batik yang ditampilkan oleh ‘Yuk Muslimah’ di Pendopo Kabupaten Sidoarjo. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor, Ketua Dekranasda Sidoarjo serta pejabat di lingkungan Pemkab Sidoarjo.

BACA JUGA:

Dikesempatan yang sama Bupati Sidoarjo Mudhlor Ali menambahkan, Pemkab Sidoarjo turut memaksimalkan pendampingan bagi pelaku UMKM dan pemberdayaan perempuan. Dimana didalamnya ialah penyiapan program digitalisasi UMKM untuk meningkatkan penjualan produk secara online.

“UMKM Sidoarjo harus masuk dalam ekosistem digital nasional. Ini program yang tidak boleh ditawar. Itu harus dilaksanakan,” kata Bupati Mudhlor.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, 54 persen pelaku UMKM di Sidoarjo adalah perempuan, dan 97 persen pekerja UMKM dari total tersebut adalah perempuan. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here