Kediri (Jatimsmart.id) – Tim Jatim Sosial Care  (JSC) dari Unit Pelaksana Teknis Rehabilitasi Sosial Bina Laras Kediri Bersama Dinas Sosial Kabupaten Kediri beserta tim  Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) Kecamatan Banyakan melaksanakan Layanan Dukungan Psikososial (LDP) bagi 50 anak Korban covid-19 yang orang tuanya meninggal dunia di Kabupaten Kediri.
BACA JUGA:
“Dalam Rangka Hari Jadi ke-76 Provinsi Jawa Timur, sebagai respon tindak lanjut dari banyaknya anak-anak yang kehilangan orang tuanya akibat covid-19 khususnya di kabupaten Kediri, maka Dinas Sosial Provinsi Jawa timur Bersama Dinas Sosial Kabupaten Kediri melaksanakan LDP dalam bentuk pendampingan psikologis, trauma healing, dan juga pemberian bantuan sembako beserta snack, dengan harapan dapat meringankan beban mereka baik secara psikologis mataupun material,” tutur Plt Kepala UPT RSBL Kediri, Firdaus Sulistijawan.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kediri, Suharsono menyampaikan, LDP ini  dilaksanakan di setiap kecamatan di Kabupaten Kediri dengan sasaran sebanyak 999 anak, bekerjasama dengan tim Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK) di Kabupaten Kediri.
Agenda ini bertujuan untuk memberikan motivasi dan sentuhan, sehingga peranan orang tua tidak hanya yang melahirkan dari rahim saja, namun juga yang melahirkan dari hati, termasuk kepedulian kita terhadap mereka.
Salah satu anak juga mengungkapkan,  dia sangat bahagia karena dengan kegiatan ini bisa bertemu dengan teman yang senasip.  “Saya merasa tidak hanya saya yang kehilangan ibu, ternyata banyak yang kehilangan ayah ibunya,” ujarnya.
BACA JUGA:
Setelah acara inti selesai dilanjutkan dengan ice breaking atau games ringan yang dipandu oleh pekerja sosial (peksos) UPT RSBL Kediri dan Satuan Bakti Pekerja Sosial (Sakti Peksos) Kabupaten Kediri. Kemudian diteruskan dengan penyuluhan mengenai pengenalan Covid-19 oleh tim Pemberdayaan Kesejahteraan Sosial (PKK) Kecamatan Banyakan.
Layanan Dukungan Psikososial, berupa pengungkapan perasaan negatif dan positif melalui tulisan, menulis harapan di secarik kertas yang kemudian diterbangkan dengan bentuk pesawat harapan, dan pemberian motivasi oleh psikolog Vivi Rosdiana. Acara ditutup dengan pemberian bantuan berupa sembako, paket snack, tas beserta alat tulis sekolah, sajadah, tasbih, set P3K, serta uang tunai. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here