Probolinggo (Jatimsmart.id) – Menindaklanjuti Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 47 tahun 2021 tentang PPKM level 4 hingga 1. Pengelola Balai Besar Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (BB-TNBTS) menutup sementara kawasan wisata Bromo.

BACA JUGA:

BB-TNBTS mengeluarkan Surat Pemberitahuan Nomor: PG.29/T.8/BIDTEK/BIDTEK.1/KSA/10/2021 tentang Penutupan Objek dan Wisata Saya Tarik Wisata Alam di Kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru. Surat pemberitahuan ini ditandatangani oleh Plt Kepala BB-TNBTS Novita Kusuma Wardani.

Hal tersebut dilakukan untuk mengurangi resiko meluasnya Covid-19 terutama bagi pengunjung. Pasalnya, empat wilayah yang menjadi pintu masuk Bromo, yaitu Kabupaten Malang, Kabupaten Pasuruan, Kabupaten Probolinggo, dan Kabupaten Lumajang, seluruhnya masuk PPKM level 3. Dimana dalam penerapan PPKM level 3, seluruh objek wisata diharuskan untuk tidak beroperasi.

Penutupan ini sudah di mulai sejak tanggal 5 Oktober 2021 lalu hingga waktu yang tidak bisa ditentukan.

BACA JUGA:

Sebelumnya, kawasan wisata Bromo sudah kembali di buka September 2021 lalu. Wisatawan di perbolehkan mengunjungi lima titik wisata disana dengan protocol kesehatan yang ketat. View Poin Penanjakan diperbolehkan dengan kapasitas 222 orang, Bukit Kedaluh 107 orang, Bukit Cinta 31 orang, Mentigen 55 orang, dan Savana Teletubbies untuk 319 orang wisatawan. Secara keseluruhan, wisata Bromo dibuka dengan kapasitas 734 orang. (*)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here