Paus Kepala Melon
Bagkai Paus Kepala Melon yang terdampar.

Tulungagung (Jatimsmart.id) – Seekor Paus Kepala Melon yang terdampar di Pantai Sine, Kecamatan Besuki, Kabupaten Tulungagung akhirnya mati. Upaya penyelamatan yang dilakukan petugas bersama warga gagal dilakukan. Pihak Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Bali melakukan nekropsi untuk mengetahui penyebab pasti kematian hewan tersebut.

Koordinator BPSPL Bali wilayah Jawa Timur, Suwardi menerangkan dalam nekropsi ini mereka melibatkan dokter dari Fakultas Kedokteran Hewan Unair Surabaya dan BKSDA Jawa Timur. Mereka mengambil sejumlah sampel dari lambung, usus dan otak guna diteliti lebih lanjut di laboratorium.

“Hasilnya akan keluar dalam waktu sekitar dua minggu lagi, nanti akan diketahui penyebab kematian Paus Kepala Melon ini,” ujarnya, Senin (6/9)

Wilayah pesisir selatan laut jawa memang merupakan jalur migrasi beragam jenis mamalia laut. Beberapa jenis mamalia yang biasa melintas di jalur tersebut diantaranya paus dan lumba-lumba. Terdapat sejumlah faktor yang menyebabkan hewan tersebut bisa terdampar di wilayah Tulungagung. Diantaranya karena cuaca, sedang memburu makanan, terjaring nelayan atau mengalami sakit.

“Dalam kasus Paus Kepala Melon ini penyebab terdamparnya diduga karena cuaca, terus mengalami kelelahan sehingga tidak bisa kembali ke tengah laut,” terangnya.

Paus Kepala Melon ini merupakan salah satu mamalia laut yang dilindungi undang-undang. Setelah proses nekropsi tuntas, bangkai hewan ini dikuburkan. Dalam waktu hampir bersamaan terdapat dua jenis mamalia yang terdampar. Pada Sabtu (4/9) terdapat seekor paus muda yang terdampar di Pantai Sine, Kecamatan Kalidawir. Sedangkan hari Minggu kemarin giliran Paus Kepala Melon yang terdampar di Pantai Sidem.

“Sepertinya ini memang musim migrasi hewan, hampir setiap minggu kami menerima laporan adanya mamalia yang terdampar,” pungkasnya.

Sebelumnya tiga ekor Paus Kepala Melon terdampat di Pantai Sidem pada hari Minggu kemarin. Warga dibantu petugas berusaha mengevakuasi hewan tersebut ke tengah lautan, dengan cara mendorongnya. Dua ekor Paus Kepala Melon berhasil didorong ke tengah lautan. Namun satu ekor lagi masih belum bisa dievakuasi. Hewan tersebut akhirnya mati pada malam harinya. (pam/ydk)

2 KOMENTAR

  1. I think that is one of the such a lot important information for me. And i am happy reading your article. However should statement on some common things, The site style is perfect, the articles is in point of fact excellent

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here