batu
Peletakkan batu pertama untuk pembangunan rumah korban gempa oleh Khofifah/ istimewa

Malang (Jatimsmart.id) – Sepekan usai terjadinya Gempa 6,1 SR pada Sabtu (10/4) lalu, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa bersama Kapolda Jatim Irjen Pol. Nico Afinta, dan Pangdam V Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto melakukan peletakan batu pertama pembangunan rumah sementara di lokasi terdampak gempa yang ada di Desa Jogomulyan, Kecamatan Tirtoyudo, Kab. Malang.

BACA JUGA:

Pembangunan rumah korban gempa  tahap awal ini akan dilakukan untuk 14 rumah yang ada di Desa Jogomulyan. Desa ini sendiri merupakan salah satu desa yang cukup terdampak.

Rencananya, rumah  ini akan dibangun sesuai konsep bedah rumah yang ada di Kab. Malang sesuai standart dari Kementerian PUPR. Nantinya, pembangunan 14 rumah sederhana ini akan dilakukan oleh Dinas PU Cipta Karya Kab. Malang dibantu oleh aparat TNI/Polri.

Usai melakukan peletakan batu pertama, Gubernur Khofifah mengatakan bahwa pembangunan rumah  ini segera dikebut terutama bagi masyarakat yang rumahnya rusak berat akibat gempa.

“Berbagai bantuan yang masuk ke Pemkab Malang tersebut atas inisiasi Pak Bupati Malang segera dilakukan proses percepatan pembangunan rumah korban terdampak gempa supaya mereka tidak lagi di pengungsian karena kita belum betul-betul aman dari penyebaran Covid-19. Sehingga di rumah lebih aman daripada di pengungsian untuk mencegah terjadinya kluster pengungsi,” katanya.

BACA JUGA:

Atas upaya percepatan pembangunan rumah  yang dilakukan oleh Bupati dan Forkopimda Kab. Malang ini, Khofifah memberikan apresiasinya. Menurutnya hal ini merupakan upaya berseiring dalam memberikan perlindungan lebih baik bagi warganya. (*)

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here