libur
Khofifah Minta Tingkatkan Penerapan Protokol Kesehatan

Palembang (Jatimsmart.id)  Peningkatan kasus akibat Libur Panjang terjadi secara serentak hampir di semua Provinsi di Indonesia, termasuk di Jawa Timur. Per 1 Desember 2020, Zona merah di Jawa Timur kembali muncul lagi di 4 daerah. Diantaranya, Kabupaten Situbondo, Kabupaten Jember, Kabupaten Jombang dan Kota Batu.

Menanggapi kenaikan kasus tersebut, Khofifah meminta semua masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspaan dan perketat protokol kesehatan. Pihaknya bersama Satuan Gugus Tugas COVID-19 dan Dinkes Jawa Timur bergerak cepat untuk menangani daerah-daerah dengan lonjakan kasus COVID-19.

BACA JUGA:

“Saya minta semuanya untuk kembali meningkatkan kewaspadaan dan disiplin protokol kesehatan, Satgas Covid-19 saya minta untuk bekerja keras kembali dan lebih ekstra. Satgas Covid-19 Jatim bersama Dinkes juga kami minta gerak cepat simultan,”pinta Khofifah.

Khofifah menambahkan, upaya preventif seperti Operasi Yustisi akan di tingkatkan kembali. Hal tersebut, guna untuk meningkatkan kepatuhan terhadap protokol kesehatan. Hal ini penting dilakukan karena adanya tren kenaikan kasus COVID-19 pasca libur panjang.

“Rumusnya kalau protokol kesehatan kendor maka terjadi peningkatan atau lonjakan Covid-19, dan ketika Protokol kesehatan kita ketat maka Covid-19 akan melandai, atau turun,” tegas Khofifah.

Pemprov Jawa Timur juga bergerak cepat dengan mengaktifkan kembali rencana RS Darurat untuk Malang Raya. Apalagi, terjadi kenaikan kasus yang cukup signifikan di Malang Raya, sehingga BOR rumah sakit mencapai 70%.

BACA JUGA:

Sementara itu, upaya kuratif seperti pendirian RS Darurat juga akan dioptimalkan khsusunya pada daerah dengan BOR yang tinggi. Melalui kajian ilmiah dan analisa situasi yang riil di Lapangan, Malang raya saat ini membutuhkan perhatian khusus.

Untuk diketahui, berdasarkan data nasional per 2 Desember 2020, Tingkat Kesembuhan di Jawa Timur merupakan salah satu yang terbaik di Pulau Jawa yaitu 88,03% (*).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here