Hari bhayangkara
Penyerahan hadiah untuk pemenang Kampung Tangguh di Kota Blitar dalam perayaan Hari Bhayangkara

Blitar (Jatimsmart.id) – Sebelas Kampung Tangguh yang mendapat apresiasi dalam Lomba Kampung Tangguh Semeru di wilayah hukum Polres Blitar Kota. Apresiasi diberikan bersamaan dengan perayaan Hari Bhayangkara ke 74 di Kota Blitar.

Desa Bacem Kecamatan Ponggok menjadi yang terbaik dengan keluar sebagai juara I dan berhak mendapatkan hadiah uang tunai sebesar Rp. 5 juta, disusul Desa Slemanan Kecamatan Udanawu sebagai juara II dengan hadiah uang tunai Rp. 3 juta. Untuk juara III diraih Desa Kendalrejo Kecamatan Srengat yang berhak mendapatkan uang tunai Rp. 2 juta.

Sedangan untuk juara harapan 1 dimenangkan Lingkungan Dongki Kelurahan Kepanjenkidul Kecamatan Kepanjenkidul, kemudian juara harapan II dimenangkan BTN Gedog Kelurahan Sananwetan Kota Blitar. Juara harapan I dan II, masing-masing mendapatkan hadiah uang tunai Rp. 1,5 juta, thropy dan piagam.

Kapolres Blitar Kota, AKBP Leonard M Sinambela mengatkan, bagi pemenang lomba Kampung Tangguh Semeru ini mendapat hadiah uang tunai, tropi, dan piagam. Nantinya juara pertama akan mewakili Polres Blitar Kota untuk mengikuti lomba Kampung Tangguh di tingkat Polda Jatim.

“Selamat kepada para pemenang lomba Kampung Tangguh Semeru. Nanti bagi juara I akan mewakili Polres Blitar Kota untuk mengikuti lomba Kampung Tangguh di tingkat Polda Jatim,” kata AKBP Leonard M Sinambela, Rabu (1/7).

Lebih lanjut Leonard menyampaikan, diharapkan desa-desa yang memenangkan lomba Kampung Tangguh ini, bisa mempertahankan kemenangannya, dan bisa dicontoh oleh desa-desa lainnya untuk tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan.

“Kampung tangguh ini dibentuk sebagai salah satu strategi pencegahan dan memutus mata rantai penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Leonard menambahkan, dalam konsep kampung tangguh ini, dimana masyarakat paham bagaimana mengantisipasi penyebaran covid-19 dengan protokol kesehatan yang telah ditetapkan. Dengan demikian aktifitas masyarakat di kampung tangguh ini, dapat terdata serta terpantau. Dengan pendataan tersebut, apabila ada warga yang terkonfirmasi positif, dengan mudah akan diketahui warga tersebut tinggal dimana dan kemana saja warga tersebut beraktifitas.

“Kampung tangguh ini, selain sebagai pilot project atau percontohan, juga untuk memberdayakan potensi yang ada disetiap kelurahan atau desa. Dimana di setiap kelurahan atau desa dapat melakukan kesiapan tindakan awal terkait dengan upaya untuk memberantas covid-19,” tegasnya. (tok/jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here