PDI-P
Aksi kader dan simpatisan DPC PDI-P Kabupaten Blitar untuk mendukung pengusutan pembakaran bendera partainya.

Blitar (Jatimsmart.id) – Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Blitar, Marhaenis Urip Widodo pimpin ratusan kader dan simpatisan partai untuk mendatangi Mapolres Blitar, Senin, (29/6). Mereka mendukung kepolisian untuk mengungkap aktor di balik pembakaran bendera PDI-P yang dilakukan oknum massa saat aksi unjuk rasa penolakan atas RUU Haluan Ideologi Pancasila (HIP) di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Rabu (25/6) lalu.

“Kita menyikapi kejadian pembakaran bendera PDI-Perjuangan. Kita gerah kita marah dan kita harus bergerak. Sebenarnya kita ingin langsung ke Jakarta namun kita nurut apa kata Bu Mega untuk jangan berbuat anarkis. Kita sampaikan kekecewaan ini dengan cara yang santun,” ujar Marhaenis UW.

Lebih lanjut, Marhaenis menambahkan, jika DPC PDI-P Kabupaten Blitar menyerahkan sepenuhnya kepada aparat setempat, untuk meneruskan apa yang menjadi perhatiannya.

“Saya kira hari ini bukan unjuk rasa namun lebih kepada untuk memberikan dukungan agar kepolisian mengusut pembakaran bendera di Jakarta. Kita serahkan semua pada proses hukum. Kami berharap Kapolres Blitar menyampaikan ke Kapolda dan dilanjutkan ke Kapolri untuk mengusut secara tuntas dalang-dalang pembakaran bendera tersebut,” tegas Marhaenis.

Usai menyampaikan aspirasi di depan Mapolres, perwakilan massa diterima masuk ke ruang Kapolres Blitar. Pantauan di lapangan ada sekitar 10 perwakilan yang ikut masuk ke Mapolres. Usai diterima Kapolres mereka kemudian perwakilan massa kembali berorasi sebelum membubarkan diri dengan kawalan ketat petugas Kepolisian.

Sementara Kapolres Blitar AKBP Ahmad Fanani Eko Prasetya mengatakan, meski lokasi kejadian di Jakarta, namun pihaknya akan meneruskan informasi ini secara berjenjang ke Kapolda dilanjutkan ke Kapolri.

“Kami tentu tidak akan melakukan penyelidikan karena lokasi kejadian di Jakarta. Namun kami tetap akan menyampaikan informasi aspirasi yang disampaikan DPC PDI-P Kabupaten Blitar ini ke Kapolda dilanjutkan ke Kapolri,” ujar AKBP Fanani.

Kepolisian berpesan kepada DPC PDI-P Kabupaten Blitar untuk mengimbau   simpatisan dan kader agar tidak terprovokasi dan tetap menjaga kondusifitas.

“Kami meminta agar DPC PDI-P mengimbau para kader dan simpatisan untuk tetap tenang dan menjaga kondusifitas,” pungkasnya. (tok)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here