Bu Nyai Lilik
Suasana pemakaman Bu Nyai Lilik/ istimewa

Kediri (Jatimsmart.id) – Bu Nyai Hj. Lilik Suyati Khamim Djazuli, istri almarhum KH. Khamim Thohari Djazuli atau yang akrab disapa Gus Miek dimakamkan. Senin, 7 Oktober 2019. Ribuan masyarakat dan santri turut mengahantarkan jenazah Bu Nyai Lilik ke tempat peristirahatan terahkirnya, di sisi timur makam sang Suami.

Suasana duka menyelimuti proses pemakaman di makam Auliya, Dusun Tambak, Desa Ngadi. Seluruh Anak dan Cucu almarhumah hadir di dekat pusara makam.

Selain itu, prosesi pemakaman ini juga dihadiri beberapa pengasuh Pondok Pesantren Al-Falah. Diantaranya KH. Zainudin Djazuli, KH. Nurul Huda Djazuli dan KH. Fuad Mun’im Djazuli. Usai dimakamkan, jenazah didoakan yang pimpin KH. Nurul Huda Djazuli.

Pada prosesi pemakaman istri pendiri jamaah Dzikrul Ghofilin dan Jantiko Mantab ini turut hadir sejumlah Ulama dan Da’i dari luar kota. Antara lain, KH. Buya Yahya dari Cirebon, KH. Ahmad Muafiq dan KH. Miftah Maulana Habiburrhaman atau yang akrab disapa Gus Miftah dari Yogjakarta.

Gus Feri, Perwakilan keluarga, putra dari Gus Sabuth Pranoto Projo mengucapkan terimakasih kepada seluruh masyarakat yang hadir mengantar pemakaman jenazah sang nenek.

“Kami atas nama keluarga Bu Nyai (Lilik) Khamim Djazuli mengucapkan terimakasih atas perhatian masyararakat yang telah hadir. Ddan ikut hormat atas wafatnya beliau. Kami meminta maaf apabila Bu Nyai memiliki kesalahan, mohon diiklaskan,” katanya

Sementara itu, Gus Miftah yang hadir di lokasi usai pemakaman mendoakan, semoga arwah Almarhumah meninggal husnul khotimah. Menurut Gus Miftah wafatnya alim ulama merupakan tanda bahwa alam dunia ini sudah mulai tua.

“Meninggalnya orang yang alim orang yang soleh merupakan tanda tanda sudah tuanya alam dunia ini. Maka saya sendiri selalu kalau dikabari orang alim, orang soleh solehah meninggal itu saya selalu menangis,” katanya.

Untuk di ketahui, almarhumah Hj. lilik Suyati merupakan Istri Almarhum KH. Khamim Thohari Djazuli atau Gus Miek. Gus Miek sendiri wafat di tahun 1993 silam.

Gus Miek mampu menghafal Al Quran dan juga diajarkannya ke sang istri. Gus Miek juga dikenal luas dengan dakwahnya di dunia remang-remang.

Sepeninggal Gus Miek, Bu Nyai Lilik Suyati berperan dalam mendidik putra-putrinya.
Gus Miek dan Nyai Lilik dikaruniai empat putra dan dua putri. Di antaranya ialah H.Agus Tajjuddin Heru Cokro, H. Agus Sabuth Pranoto Projo, Agus Tijani Robert Syaifunnawas, H. Agus Orbar Sadewo Ahmad, Hj. Tahta Alfina Pagelaran, Ning Riyadin Dannis Fatussunnah.

Bu nyai miek menghembuskan nafas terahirnya di rumah Sakit Bhayangkara Kota Kediri, pada Minggu 6 Oktober 2019, Pukul 19. 50 WIB. (ad)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here