komplotan begal
Pelaku saat rilis di Mapolres Trenggalek / istimewa

Trenggalek – Satreskrim Polres Trenggalek bekuk komplotan begal truk. Tiga orang tersangka yakni Sumarno (48), warga Kecamatan Mranggen, Kabupaten Demak, Heru Susanto, (33) warga Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah, dan Adit Lutfi (31) warga Kabupaten Oku Timur, Palembang ditangkap petugas. Berusaha kabur saat hendak diamankan, Polisi terpaksa melumpuhkan mereka dengan tembakan.

Kapolres Trenggalek, AKBP Didit Bambang Wibowo menjelaskan pengungkapan kasus komplotan begal ini berawal dari kejadian pembegalan di Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek akhir Juli lalu. Saat itu korban, Erik Rikiawan (31), warga Kota Kediri, memposting jasa penyewaan dump truk di media sosial facebook. Pelaku kemudian menghubungi korban dan memesan pasir untuk diantarkan ke Kecamatan Durenan.

baca juga :

“Pelaku menggunakan modus memesan pasir agar korban beserta dump truk yang diincarnya datang,” katanya, Selasa (20/8/2019)

Sesampainya di lokasi, korban diminta untuk menurunkan muatannya. Saat korban lengah, pelaku langsung menyekap korban dengan melakban kaki tangan dan mulutnya. Korban tak segan mengancam korban dengan senjata api.

baca juga :

Korban kemudian dimasukkan ke dalam mobil yang dibawa pelaku. “Dalam perjalanan korban ini mendengar akan dibunuh, sesampainya di daerah Sragen korban nekat untuk kabur dengan cara melompat dari mobil,” imbuhnya.

Polisi yang menerima laporan kemudian melakukan penyidikan. Para pelaku diketahui hendak menjual mobil dump truk yang dicurinya ini. Mereka kemudian ditangkap di sebuah perbukitan, di Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magetan.

Atas perbuatannya pelaku terancam dijerat pasal 365 KUHP dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara. Sementara polisi masih melakukan pengembangan untuk mengejar pelaku lain, penadah hasil curian. (pam/ydk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here