Ilustrasi Nasi Boran (foto : Instagram/sbykulinerinfo)
Ilustrasi Nasi Boran (foto : Instagram/sbykulinerinfo)

Lamongan – Pemerintah Kabupaten Lamongan menyiapkan nasi Boran gratis, selama gelaran Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VI Jatim 2019. Makanan khas Lamongan ini akan ada di setiap arena pertandingan di Kabupaten Lamongan, di waktu makan pagi, hingga (13/7/2019) nanti.

“Kita (Pemerintah Kabupaten Lamongan) menyediakan nasi Boran gratis selama acara Porprov di Kabupaten Lamongan. Monggo bagi atlet dan tamu undangan, kami siapkan nasi Boran,” kata Fadeli, Bupati Lamongan dalam sambutannya di Pembukaan Porprov VI Jatim 2019, di Stadion Surajaya Lamongan.

Nasi Boran, atau sego Boranan merupakam makanan tradisional khas Kabupaten Lamongan. Kata Boranan berasal dari tempat nasi yang terbuat dari anyaman bambu yang digendong dengan selendang pada punggung. Ini teraplikasi dalam sajian tari Boran yang tampil dalam pembukaan Porprov VI, Sabtu malam.

Nasi Boranan terdiri dari nasi, bumbu rempah, lauk (beraneka ragam; Daging ayam, jeroan, telur, tahu, tempe dll), rempeyek atau krupuk berbahan baku tempung beras dengan toping kacang atau udang. Rempeyek lumrah ditemui sebagai pelengkap kuliner Pecel Tumpang di Kota Kediri.

Khas nasi Buronan yang tidak akan ditemui pada kuliner lain yakni empuk, pletuk dan ikan sili. Empuk dibuat dari tepung terigu yang dibumbui. Pletuk terbuat dari nasi yang dikeringkan lalu dibumbui dan digoreng. Namanya diambil dari bunyi makanan ini ketika disantap, “pletuk, pletuk”.

Sementara itu ikan sili juga tak bisa ditemui setiap saat, karena termasuk ikan musiman. Harganya lebih mahal dibanding lauk lainnya, daging ayam sekalipun.

Selain Boran, Fadeli juga menyebut, Lamongan memiliki banyak kuliner lain yang sayang untuk dilewatkan, bagi para atlet, official juga pendukung tim. Ada Soto Ayam, Tahu Campur, Pecel Lele.

Meski kuliner ini sering dijumpai di kota-kota lain. Namun, menyantapnya di daerah asalnya mungkin akan memberikan kesan yang berbeda.

“Monggo kami sudah siapkan tenda-tenda di setiap lokasi pertandingan,” lanjutnya.

Selain kuliner, Lamongan memiliki tempat wisata yang menarik untuk dikunjungi oleh para kontingen Kabupaten/Kota peserta. Lamongan memiliki Wisata Bahari Lamongan (WBL) yang masuk 25 besar terbaik di Asia Tenggara.

“Kita juga punya Wisata Bahari Lamongan (WBL). Ini masuk 25 besar terbaik di Asia Tenggara. Bisa dijadikan sebagai tempat refreshing atlet. Kami siapkan transportasi gratis,” terangnya.

Selain WBL, Lamongan memiliki Goa Maharani, dan wisata religi. Untuk kontingen yang ingin berfreshing usai berlaga, Pemerintah Kabupaten Lamongan telah menyiapkan transportasi gratis sebagai penunjang. (ydk/sam)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here