Yuli Andriyani, SH, bendahara Tim Kemenangan Daerah (TKD) Jawa Timur Jokowi-Ma'ruf Amin
Yuli Andriyani, SH, bendahara Tim Kemenangan Daerah (TKD) Jawa Timur Jokowi-Ma'ruf Amin

Kediri – Suhu politik mendekati Pemilu Presiden 2019 semakin memanas. Sentimen pemilih antar pasangan calon yang menjurus pada perpecahan menjadi keprihatinan bagi Yuli Andriyani, SH, bendahara Tim Kemenangan Daerah (TKD) Jawa Timur Jokowi-Ma’ruf Amin.

Yuli Andriyani mengaku miris melihat kondisi saat ini dimana banyak masayarakat yang tidak akur hanya gara-gara perbedaan pandangan dalam Pilpres. Perempuan yang juga akan maju dalam kontestasi pemilihan calon legislatif DPR RI dapil Jawa Timur VI (Kota dan Kabupaten Kediri, Kota dan Kabupaten Blitar serta Tulungagung) dari Partai Golkar ini pun mengajak masyarakat untuk guyub rukun dan menangkal segala bentuk hoax atau berita bohong.

Yuli mengajak masyarakat untuk kembali mencintai tanah air dan bangsa Indonesia. Apabila ada yang terpecah karena Pilpres harus bersatu kembali dan bergandengan tangan.

“Dengan adanya Pilpres ini, satu pendukung tidak percaya dengan yang lain, terutama di level paling bawah yakni di grass roots. Maka saya mengajak untuk kembali mencintai tanah air. Menjaga NKRI adalah suatu keharusan,” ujarnya di hadapan Wartawan di Kediri.

Sentimen pendukung antar pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo – Ma’ruf Amin dan nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno yang terjadi saat ini, kata Yuli, disebabkan oleh maraknya berita hoax yang disebarkan oleh orang yang tidak bertanggung jawab secara masiv di media sosial. Banyak warga yang menelan informasi bohong itu mentah-mentah, kemudian meneruskan kepada orang lain.

“Penyebaran berita hoax saat ini memang sangat luar biasa. Kabar bohong tersebut dampaknya sangat luar biasa, terutama di level masyarakat paling bawah,” imbuhnya

Untuk itu, Yuli mengajak warga menyaring informasi yang diterima sebelum mensharing atau membagikannya. Dirinya juga meminta kalangan jurnalis untuk ikut membantu

menangkal berita hoax melalui pemberitaan yang akurat dan sesuai fakta serta meluruskan berita yang tidak benar sehingga tak menyesatkan masyarakat.

Sebagai bendahara TKD Jatim ini Yuli mengimbau masyarakat untuk tidak Golput dalam pencoblosan nanti. “Gunakan hak pilih anda,” tegasnya. Yuli juga ingin memastikan bahwa para pendatang tetap bisa menggunakan hak pilihnya.

Ia pun tentu berharap para pemilih, dapat melihat pembangunan Jokowi selama ini antara lain, jalan tol serta pembangunan infrastruktur lainnya. Termasuk mengambil saham freepot lebih besar untuk Indonesia.

“Kita harus tau lah pembangunan Pak Jokowi selama ini. Kita paham, kita bisa menikmati. Misalnya dulu dari Surabaya ke Kediri saya berapa jam, tiga jam, sekarang satu jam sampai,” terang Yuli.

Sementara itu Yuli Andriyani yang maju sebagai Caleg DPR RI memiliki tekad mensejahterakan masyarakat. Bagi warga Kediri nama perempuan supel dalam bergaul ini mungkin sudah tidak asing lagi. Sebab, meskipun lahir di Kota Surabaya, namun keluarga besar Yuli ada di Kabupaten Kediri, tepatnya di Desa Bangsongan, Kecamatan Kayen Kidul.

Program unggulan yang diusungnya adalah pemenuhan gizi untuk ibu dan anak.  Termasuk berjuang untuk perempuan Indonesia dengan menciptakan perekonomian dan usaha yang dimulai dari keluarga. Menyiapkan generasi muda yang berpotensi melalui pendidikan yang berkualitas. (ydk/sam)

 

Baca Juga :

 

 

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here